Sudah kuduga, aku kembali merasakan hal yang telah lama menghilang , walau rasa ini pernah ada. Tetapi sudah lama tidak kurasakan ,sampai... Aku merasakannya kembali. Kini rasa itu membayang-bayangiku sampai tidak dapat kulupakan. Rasa itu... Adalah cinta.
Aku pernah merasakan cinta, waktu itu saat - saat yang sangat berbahagia bersama dia. Tetapi semua itu harus berakhir ketika dia menduakanku dengan lelaki lain. Rasa sakit hati yang mendalam membuatku menjadi trauma dengan yang namanya cinta.
Setelah cukup lama ku jalani hidup ini tanpa ada yang mengisi kekosongan di hatiku , akhirnya ada seseorang yang membuat ku kembali tersenyum dan merasakan nyaman ketika berada di dekatnya , Apakah dia jawaban dari cintaku ?
Semua ini bermula ketika aku bertemu dia di sekolah baruku. Dia selalu membuatku tak hentinya memandang dia. Rasa cinta yang pernah kurasakan seperti dulu pun muncul. Tetapi pengalaman buruk yang kurasakan membuatku takut akan yang namanya cinta.
Apakah dia berbeda dengan wanita yang lain ?
Pada awalnya sebenarnya diriku tidak ingin mendekatinya , aku tidak ingin mendekatinya dikarenakan diriku masi terauma karena masa lalu ku , namun seiring jalannya waktu diriku mulai penasaran dengan dirinya yang selalu membuat diriku nyaman atas setiap harinya yang dia lakukan kepadaku. Rasa penasaranku pun semakin besar karena kita berada di kelas yang sama.
Semua berawal dari tugas kelompok yang di berikan kepadaku, entah kenapa aku bisa berada di satu kelompok yang sama dengannya, dikesempatan inilah aku mulai mendekatinya dengan mengajaknya bertemu untuk mengerjakan tugas kelompok
Saat aku bertemu dengannya , akupun mulai mengajaknya untuk berbicara secara langsung. Canda dan tawapun terjadi dihari itu, saat itupun aku mulai menyadarinya bahwa dialah orang yang tepat untuk diriku. Karena dia berbeda dari yang lain dan dia tidak sama seperti apa yang ku bayangkan, dari situpun semuanya menjadi berubah.
Semejak kejadian itu diriku mulai mencari kesempatan untuk mendekatinya, setiap hari akupun mencoba mencari topik yang akan ku bicarakan agar dapat berbicara dengannya melalui gadget. Hari demi hari aku pun semakin dekat dengannya. Dan rasa cintaku kepadanya mulai muncul, tetapi aku belum bisa mengungkapkan rasa cintaku kepadanya. Tetapi sayangnya dia belum merasakan hal yang sama dengan apa yang ku rasakan.
Semejak ia dekat dengan teman baikku , diriku mulai tidak diprioritaskan lagi olehnya. Ketakutan akan masa laluku akhirnya datang kembali. Rasa takut itupun akhirnya selalu membayangiku setiap diriku ingin mencoba untuk mendekatinya. Aku takut kejadian itu terjadi lagi setiap aku ingin mendekatinya. Seiring berjalannya waktu semangatku untuk mendekatinya mulai menurun dan merasa tidak percaya diri lagi untuk mendekatinya.
Disaat itu juga teman baikku pun semakin dekat dengannya, dan akupun mulai ingin menjauhinya. Tetapi rasa nyaman yang telah tertanam di dalam diriku membuatku sulit untik menjauhinya. Ketika dihari ulang tahunnya ada kejadian yang msmbuat semangatku akhirnya patah dan membuat diriku menjadi yakin untuk menjauhinya.
Setiap hari aku mencoba untuk melupakannya, dan rasa sedihku pun muncul ketika aku melihat teman baiku sedang berduaan dengannya. Ketika aku sudah berputus asa tiba - tiba aku mendengar kabar bahwa mereka sudah tidak dekat lagi. Rasanya seperti mimpi ketika aku mendengar kabar tersebut, akupun berinisiatif untuk mendekatinya lagi , dan diapun mulai merasa nyaman denganku.
Berbulan - bulan aku melakukan pendekatan dengannya , akhirnya akupun memutuskan untuk menyatakan perasaanku kepadanya. Kamipun bertemu di sekolah , mungkin ini adalah saat yang tepat untuk menyatakan perasaanku."Pricillia... sudah lama aku memendam rasa ini, mungkin ini saat yang tepat untuk membicarakan hal ini, sebenarnya aku sayang kepadamu semenjak pandangan pertama , tetapi banyak hal yang membuatku tidak yakin untuk mengatakan hal ini, kamu mau gak jadi pacar ku ?" ucapku. Pricilliapun mengiyakannya dan akhirnya kami menjalin hubungan yang sampai sekarang masih berlanjut.
Pesan yang dapat kita ambil adalah kita tidak boleh cepat berputus asa, bila kita ingin mendapatkannya kita harus berjuang walau hal itu dapat menyakitkan hati kita.